Satu hari itu pun berakhir
hari dimana semua kenangan berada terlalu dekat
hari kita berjalan bersama melewati jalan itu lagi
hari saat udara begitu ringan dihirup, tetapi terlalu berat utk dilepaskan
hari istimewa dimana aku mendapatkan lebih
Aku tersanjung, berharga, bernilai dan cemerlang
kau buat aku merasakannya lagi
Kau pun menjadi pelindung, pemberi arah, pemimpin dan penguasa
aku biarkan kau mendapatkan nya
Waktu rasanya ingin dihentikan
kita terlalu dekat, walau masing2 sadar akan terluka
luka-luka itu mulai mengiris hatiku
luka-luka yg sama yg mengiris perasaanmu
tapi kita tidak peduli...
saat ini kita tidak peduli sama sekali!!!
Dihari terakhir kita baru menyadari luka-luka itu
kita terdiam menyadari bahwa ada yg tidak sama
kau diam meratapi kesalahan, aku diam meratapi keadaan
kita masih mempertahankan genggaman, tapi hati kita kosong
kita mulai memikirkan jalan terbaik menempatkan rasa ini
tapi tetap tak ada jalan selain kebisuan
Terakhir kali ku lihat kau saat kita berpisah
aku masih menemukan badai kekacauan di wajahmu
aku menebak apa kiranya??hatiku tau penyebabnya, tapi apa dayaku
bisakah aku bertahan...
Tuesday, December 9, 2008
"Malam Berpendar"
Entah Malaikat atau setan yg merasuki ku
aku membuka waktu ku untuknya lagi
bodoh?? menurut ku amat sangat
tapi aku menikmatinya
menikmati berbicara dan bertatap muka dgn musuhku itu
mendengar segala keluh kesah nya tanpa ada rasa itu lagi
Maafkan aku wahai wanita diluar sana
lelakimu adalah lelakiku walaupun dimasa lalu
dan aku tahu rasanya aku bersalah menyetujui ajakan nya
tapi entah knapa aku??
rasa itu mungkin tidak ada lagi, hanya ada kenangan
tapi sikapnya??apakah mencerminkan kenangan saja??
Lebih baik aku hanya dijadikan masa lalu
dibandingkan harus dlm keadaan diantara
tapi apakah bisa dibilang aku diantara
jika tak ada perasaan apa-apa didalamnya??
Night, 071208
aku membuka waktu ku untuknya lagi
bodoh?? menurut ku amat sangat
tapi aku menikmatinya
menikmati berbicara dan bertatap muka dgn musuhku itu
mendengar segala keluh kesah nya tanpa ada rasa itu lagi
Maafkan aku wahai wanita diluar sana
lelakimu adalah lelakiku walaupun dimasa lalu
dan aku tahu rasanya aku bersalah menyetujui ajakan nya
tapi entah knapa aku??
rasa itu mungkin tidak ada lagi, hanya ada kenangan
tapi sikapnya??apakah mencerminkan kenangan saja??
Lebih baik aku hanya dijadikan masa lalu
dibandingkan harus dlm keadaan diantara
tapi apakah bisa dibilang aku diantara
jika tak ada perasaan apa-apa didalamnya??
Night, 071208
Sunday, November 30, 2008
Hidup, Mati, Aku dan Tuhan
Hidup adalah sebuah kepingan-kepingan yang terpecah
berserakan tanpa kenal batas ruang dan waktu
menjadikan teka-teki masa depan sebagai selimutnya
membiarkan alam dan pergerakanya menjadi teman seperjalanan
Mati diibaratkan malam yg menjadi persambungan dari siang
menyusuri tiap detik peristiwa dan mencampakannya dalam bayang-bayang
misteri yang tak pernah terungkap dan tak kembali
satu kata dengan berjuta makna dan hikmah
ketakutan, kedamaian dan harapan menjadi perasa dalam kematian
dan tak ada satupun yg terlewatkan dari sorot matanya
Aku hadir dalam rupa yang acak dengan jiwa yang kompleks
didaulat menjadi bagian dari penentu kelangsungan alam raya
mahluk bingung yg hanya dapat hidup jika bersama
kapasitas menjadi dilema besar pada kepingan perjalanan
tercipta sebagai pemain dalam kehidupan dan kematian
Tuhan hadir dalam gambaran maha dahsyat
pengendali Hidup, Mati dan Aku
pemersatu tiap kepingan dari Hidup
kreator dari alam raya yang Aku mainkan
jawaban dari misteri-misteri kematian
berserakan tanpa kenal batas ruang dan waktu
menjadikan teka-teki masa depan sebagai selimutnya
membiarkan alam dan pergerakanya menjadi teman seperjalanan
Mati diibaratkan malam yg menjadi persambungan dari siang
menyusuri tiap detik peristiwa dan mencampakannya dalam bayang-bayang
misteri yang tak pernah terungkap dan tak kembali
satu kata dengan berjuta makna dan hikmah
ketakutan, kedamaian dan harapan menjadi perasa dalam kematian
dan tak ada satupun yg terlewatkan dari sorot matanya
Aku hadir dalam rupa yang acak dengan jiwa yang kompleks
didaulat menjadi bagian dari penentu kelangsungan alam raya
mahluk bingung yg hanya dapat hidup jika bersama
kapasitas menjadi dilema besar pada kepingan perjalanan
tercipta sebagai pemain dalam kehidupan dan kematian
Tuhan hadir dalam gambaran maha dahsyat
pengendali Hidup, Mati dan Aku
pemersatu tiap kepingan dari Hidup
kreator dari alam raya yang Aku mainkan
jawaban dari misteri-misteri kematian
Diantaranya.....
Tak akan ada tangis disana...
tak ditemukan duka didalamnya...
sukar mencari masalah yg akan kau selesaikan..
Kami tertawa bersama
melepas kejenuhan dan rutinitas
membiarkan semua hal menumpuk didalam cubicle
Kami sadar ada jiwa-jiwa yg kosong didalamnya
tapi jangan tanyakan itu pada kami sekarang
kami tak peduli!!!
Didepan mata terhampar semua kenikmatan
disekitar kami hadir orang-orang terbaik yg disebut Teman
dosa jika kami membiarkan itu terlewat tanpa makna
Biarlah keresahan hati tergantikan dgn musik-musik gila
lepaskan semua amarah mu dengan berteriak tanpa kendali
biarkan tubuhmu mengkhianati etika dan norma yg entah siapa yg buat
bebas..bebas... terbang..terbang...
Malam ini malam kita
entah esok pagi kau temukan lagi dukamu
setidaknya diantaranya ada masa dimana kau membuatnya jadi kaum terbuang
dimana duka itu menjadi sampah yg hanya bisa melihat tawamu saat ini
sebelum matahari membuka tabir topengmu, mari nikmati persembahan malam untukmu
tak ditemukan duka didalamnya...
sukar mencari masalah yg akan kau selesaikan..
Kami tertawa bersama
melepas kejenuhan dan rutinitas
membiarkan semua hal menumpuk didalam cubicle
Kami sadar ada jiwa-jiwa yg kosong didalamnya
tapi jangan tanyakan itu pada kami sekarang
kami tak peduli!!!
Didepan mata terhampar semua kenikmatan
disekitar kami hadir orang-orang terbaik yg disebut Teman
dosa jika kami membiarkan itu terlewat tanpa makna
Biarlah keresahan hati tergantikan dgn musik-musik gila
lepaskan semua amarah mu dengan berteriak tanpa kendali
biarkan tubuhmu mengkhianati etika dan norma yg entah siapa yg buat
bebas..bebas... terbang..terbang...
Malam ini malam kita
entah esok pagi kau temukan lagi dukamu
setidaknya diantaranya ada masa dimana kau membuatnya jadi kaum terbuang
dimana duka itu menjadi sampah yg hanya bisa melihat tawamu saat ini
sebelum matahari membuka tabir topengmu, mari nikmati persembahan malam untukmu
Friday, November 28, 2008
Hukumku dan Hakimku
Aku menangkap diriku sendiri...
Aku mengadili diriku sendiri...
Aku menghukum diriku sendiri..
Bukan dgn hukum dunia
Bukan dgn hukum alam
Bukan dgn hukum Tuhan
Aku buat peraturanku sendiri
Aku buat hukumku sendiri dan harus ketegakkan sendiri
Tidak perlu saksi
Karena saksi itu hatiku sendiri
Tidak perlu pengadilan
Karena pengadilan itu ada di jiwaku
Tidak perlu penjara karena raga ku dapat menjadi penjaranya
Ada pengampunan, tetapi tidak ada pengecualian
Ada penyesalan, tapi hukum tetap berjalan
Ada kebenaran, namun tidak manipulatif
hanya satu yang diluar dari diriku yaitu Hakim...
Hakim yg ada di pengadilanku adalah Hakim yang Agung
Tuhanku, kuangkat Kau menjadi Hakim atas hukum-hukum dlm hidupku
Aku mengadili diriku sendiri...
Aku menghukum diriku sendiri..
Bukan dgn hukum dunia
Bukan dgn hukum alam
Bukan dgn hukum Tuhan
Aku buat peraturanku sendiri
Aku buat hukumku sendiri dan harus ketegakkan sendiri
Tidak perlu saksi
Karena saksi itu hatiku sendiri
Tidak perlu pengadilan
Karena pengadilan itu ada di jiwaku
Tidak perlu penjara karena raga ku dapat menjadi penjaranya
Ada pengampunan, tetapi tidak ada pengecualian
Ada penyesalan, tapi hukum tetap berjalan
Ada kebenaran, namun tidak manipulatif
hanya satu yang diluar dari diriku yaitu Hakim...
Hakim yg ada di pengadilanku adalah Hakim yang Agung
Tuhanku, kuangkat Kau menjadi Hakim atas hukum-hukum dlm hidupku
Cinta dalam pengartianku dulu
~ Cinta dalam pengartianku dulu ~
Sesuatu yang menggelora, membangkitkan semangat dan menciptakan bunga api di hatiku...
Kekaguman dalam kemasan indah yg terlihat dari sebuah gerak-gerik asing...
Perasaan dungu tanpa tingkah laku yg sejalan dgn kemauan....
Hadiah yg begitu agung namun terlalu rumit diartikan....
Seperti publik figur yg menjadi pusat gravitasi hidup ku....
Sebuah pergerakan yang tidak mampu dihentikan...
Namun juga,
Prahara terberat yang dapat meledakan seluruh semangat dan dapat tercipta berulang-ulang..
Kenangan terpahit, bahkan hampir sama dengan sebuah kematian..
Penyesalan utk merasakan namun tak pernah menjadi pelajaran...
Musuh besar antara masa lalu, saat ini dan akan datang...
Amarah, emosi dan keterpaksaan yg kadang hadir pada saat kehilangan...
Benda yg rapuh namun kuat yg menggantung dalam bilik keyakinan
Cinta tetap cinta...
satu phrase yg dgn mudah diartikan sesuka hati...
mengikuti alur hidup, ia berjalan seiring waktu
Sesuatu yang menggelora, membangkitkan semangat dan menciptakan bunga api di hatiku...
Kekaguman dalam kemasan indah yg terlihat dari sebuah gerak-gerik asing...
Perasaan dungu tanpa tingkah laku yg sejalan dgn kemauan....
Hadiah yg begitu agung namun terlalu rumit diartikan....
Seperti publik figur yg menjadi pusat gravitasi hidup ku....
Sebuah pergerakan yang tidak mampu dihentikan...
Namun juga,
Prahara terberat yang dapat meledakan seluruh semangat dan dapat tercipta berulang-ulang..
Kenangan terpahit, bahkan hampir sama dengan sebuah kematian..
Penyesalan utk merasakan namun tak pernah menjadi pelajaran...
Musuh besar antara masa lalu, saat ini dan akan datang...
Amarah, emosi dan keterpaksaan yg kadang hadir pada saat kehilangan...
Benda yg rapuh namun kuat yg menggantung dalam bilik keyakinan
Cinta tetap cinta...
satu phrase yg dgn mudah diartikan sesuka hati...
mengikuti alur hidup, ia berjalan seiring waktu
Subscribe to:
Posts (Atom)